They Ignored Us...
Tahulah mereka tu dah pinter-pinter. Tahulah mereka da bisa baca dan berpikir lalu menjawabnya dengan spontan dan tepat!! Kami tahulah itu. Tapi tahukah juga kalau kami tu da kalang kabut juga. Kami juga udah berpikir ekstra keras untuk bisa baca dengan lancar, berpikir dengan benar lalu menuliskan jawabannya dengan tepat?
Kessssseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeelllllllllllll!!
Ya Allah ! zz kesel kali hari ini! They ignored us! jangan tega kali lah... Jadinya kepala yang udah penuh, jenuh rasanya ga mau ngerjain apapun lagi.
Padahal biasanya kami cukup senang di kelas bhs ni. Kecuali hari ini tentunya. And she gave us many shukudai !! Homework!! Berlembar-lembar!! Dengan hiragana yang memenuhi kertas, terangkai-rangkai begitu rupa. And guess it! We have to submit it tomorrow!! Oh God!! Mau meluahkan sama siapa rasa kesel macam ini? Akhirnya kamu jadi pilihan. Maaf benar ya, zz uring-uringan hari ini. Mudah-mudahan cukup hari ini aja macam ni.
Bukankah janji-Mu Allah dalam kesulitan itu selalu beserta kemudahan. Jadi... bersabarlah, sebenarnya sedikit saja. Sabarlah. Ketika kita gundah dan sedih, sebenarnya "tali yang kita rasa menjerat di leher" tinggal menunggu waktu untuk putus. Ya... itu kata seseorang beberapa waktu lalu. Benar, coba saja... dan tunggulah setelah sulit itu siapa yang datang. Kemudahan akan tiba. Yakin saja.
Kessssseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeelllllllllllll!!
Ya Allah ! zz kesel kali hari ini! They ignored us! jangan tega kali lah... Jadinya kepala yang udah penuh, jenuh rasanya ga mau ngerjain apapun lagi.
Padahal biasanya kami cukup senang di kelas bhs ni. Kecuali hari ini tentunya. And she gave us many shukudai !! Homework!! Berlembar-lembar!! Dengan hiragana yang memenuhi kertas, terangkai-rangkai begitu rupa. And guess it! We have to submit it tomorrow!! Oh God!! Mau meluahkan sama siapa rasa kesel macam ini? Akhirnya kamu jadi pilihan. Maaf benar ya, zz uring-uringan hari ini. Mudah-mudahan cukup hari ini aja macam ni.
Bukankah janji-Mu Allah dalam kesulitan itu selalu beserta kemudahan. Jadi... bersabarlah, sebenarnya sedikit saja. Sabarlah. Ketika kita gundah dan sedih, sebenarnya "tali yang kita rasa menjerat di leher" tinggal menunggu waktu untuk putus. Ya... itu kata seseorang beberapa waktu lalu. Benar, coba saja... dan tunggulah setelah sulit itu siapa yang datang. Kemudahan akan tiba. Yakin saja.

5 Comments:
Ignore aja semua gangguan dalam pikiran. Hirup napas dan coba relax. Bukan mao nyuruh utk husnudzan... tapi... dipikirin juga nambah beban, zizah :)
*jadi makin tua perasaan umur =)) *
By
Alex®, at 7:23 AM
you`re right bro ! Kalau dipikirin terus juga ga merubah keadaan jadi lebih baik, mendingan berlapang dada aja lah...
*Bg Alex merasa "tua" ya?* ^_^
Alhamdulillah kak, the answer is "yes". Benarlah dalam kesulitan selalu ada kemudahan yang menyertainya. ^_^
By
azizah, at 3:09 AM
itukah hidup zie....
tapi kesseeellnya jangan panjang2.... ilang deh setengah tulisannya...
(kabur deh, zie ngamuk... :P)
By
jasmine, at 11:40 PM
kk belum bisa ngasih comment...yang jelas...ada sedikit bening mengalir...bersama kangen yang tak bertepi.
By
Risma Sunarty, at 5:44 AM
kk belum bisa ngasih comment...( ya...yang jelas...ada sedikit bening mengalir...bersama kangen yang tak bertepi).
By
Risma Sunarty, at 5:47 AM
Post a Comment
<< Home