SNOWDROP... Kala butiran salju meluruh...

Sunday, December 17, 2006

Be Sure This is Yours !!

Yah. Gak usah segan menunjukkan seperti apa sebenarnya diri kita. Bagaimana sebenarnya hirarki berpikir kita. Logika seperti mana yang tersusun dan berjejal di kepala kita. That`s ours!! Here we are. Let they have their own thinking in their mind. Let it be.

Benar. Biar saja...

Waakks...tidak bisa mungkir nih sudah "sukses" terprovokasi dengan salah satu artikel di blog abang leting. Hmm hmm, sesuatu yang membuat kita interested in it well tak urung bisa "mendorong-dorong" kita untuk meluahkannya, hingga serta merta creating new posting pun jadi pilihan. So, yah masih seputar trend nge-blog dan pernak-perniknya. Ada suatu hal dilematis ternyata yang merambahi dunia para blogger ini. Masalah komentar di blog...

Para blogger muda (zz masuk kategori ini kayanya walaupun pernah ampun-ampunan gemes pas blog pertama ter-delete successfully...) ada kecenderungan ingin dikomentari dan ada rasa senang ketika ada komentar yang masuk di postingan di blog mereka. Juga logic jika kemudian ada semangat yang bertambah ketika "tahu" ternyata ada yang singgah dan membaca tulisan mereka lalu menyempatkan diri meninggalkan comment. That`s good!

Tapi, akan lain ceritanya jika kemudian kita hanya memberi standardisasi bagus atau tidaknya blog kita pada koment yang masuk. Kita jadi merasa "tergantung" pada komentar-komentar. Bahkan kalau sepi dari komentar misalnya, ada yang "jalan" lalu singgah dengan komentnya di blog2 lain dengan harapan blogger blog tersebut juga akan melakukan hal yang sama pada blognya, dan jika ia telah melawat ke blog2 selanjutnya bisa dibayangkan berapa banyak koment yang akan "membanjiri" blognya nanti? It will be great they think. But, at last, ada saja yang tidak sesuai dengan harapan kita. Ternyata koment mereka di blog2 yang -entah mana-mana atau seperti yang disebutkan sebagian malah memilih koment di blognya seleb- tak berujung kepada meningkatnya koment di blog mereka...What a pity...

Dan bertambah ironis jika kemudian mereka gak semangat menulis lagi. Sayangnya sih yang seperti ini. Mempertaruhkan eksistensi blog pada orang lain. Hmm...secara tidak langsung bukankah seperti itu. Kita jadi kehilangan mood dan semangat hanya karena gak ada yang bersedia koment di blog kita. Ndak baik kayak gini bro, sist...

Bagus lagi kalau orang yang tak mau ambil pusing dan take it easy aja dengan ada tidaknya koment, banjir atau tidaknya koment di blognya. Postingan demi postingan tetap ada dan ia tetap menuliskan apa saja yang ingin dia tulis, tentang dirinyakah, perasaannyakah, ide dan logika yang bermain di pikirannya...He lets everythings running out in it. Tetap eksis walau ada atau tidak yang mengomentarinya. It`s cool...

Maka, jangan menjadikan koment sebagai sesuatu hal yang membebani. Menulis saja. Kembali juga ke niatan awal kita menulis dan saat memutuskan untuk memiliki sebuah blog. Karena walaupun koment berkontribusi pada membaiknya kualitas "kita" untuk menulis (terprovokasi untuk lebih baik dari waktu ke waktu), juga pada berpacunya semangat bahwa ternyata ada yang bisa kita lakukan dengan tulisan kita, atau pada ujung kelegaan dalam diri dan hati pada saat kita selesai menuangkannya dalam tiap baris kata...maka di sisi lain ada juga yang harus disandang "Sang kata" yang terletak di tiap akhir sebuah postingan ini, bahwa ia, Sang Comment bukanlah segalanya...

-------

For my self...
Zz sendiri sekarang malah merasa punya kedekatan emosional dengan blog. Entah. Terkadang setelah baca postingan di blog teman-teman dekat, ada saja yang ingin dikomentari, aneh. Selalu saja tergelitik untuk "ngomong" tentang tulisan itu. Tapi ada juga, kadang kala, memang merasa postingan tersebut kurang tepat dikomentari dengan bahasa kita pada saat itu, yah...terkadang hanya manggut-manggut saja seusai membacanya. Tapi kalau kita sudah merasa senang dengan tulisan2 di blog-blog tertentu, atau kitanya yang merasa "senang" dan "dekat" dengan person, bloggernya, terkadang jadinya menunggu2 juga up-date blog tersebut, menanti postingan terbaru...menunggu kata-kata baru...
Dasar Lucu! Terkadang malah jadi..."yah...belum diup-date juga, pada kemana ya ni orang..." yang memantul di dalm hati...

Atau, pas cari-cari atikel dapat dan ternyata memnag sangat tepat dan sesuai seperti yang dicari setelah baca, gak sampai juga untuk berkomentar. Misalnya artikel2 yang sudah tergolong publik banget, bahasanya memang sudah sangat teratur, aman terkendali (bukan analogi yang tepat?), jadinya susah sendiri cari bahas yang tepat untuk berkomentar... Udah hebat banget sih yang nulis, ternyata beliaunya adalah seorang editor di penerbitan misalnya, atau cerpenis terkenal, atau kutipan artikelnya pengarang buku Best Seller, tanpa dikomentari pun banyak yang stuju dan angkat topi pada kualitas tulisan mereka.


Anyway, the point is...ah sebenarnya tetap pada satu hal yang juga sudah sering dikemukan oleh beberapa (atau banyak?) orang di sekitar zz sebelumnya. Keep blogging! Karena, inilah kita, tunjukkan saja seperti apa diri kita. Be sure this is you and your mind! And here is your Blog. This is yours.

*Tiba-tiba Jadi ingat koment Bg Alex nih di postingan blog lama, keep writing sist... benar, ada semangat yang bertambah saat membaca koment itu, Thanks Bro...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home