SNOWDROP... Kala butiran salju meluruh...

Tuesday, March 06, 2007

Akhir Sebuah Kebersamaan

Benar, sesuatu yang punya jejak start, permulaan, akan ada ujung yang namanya akhir. Karena memang begitu sejatinya. Tinggal masalah waktu saja yang merawat tenggang masa antara awal dan ujung itu.

Ah...kali inipun sebuah episode kebersamaan sedang menuntun ke pintu itu. Ini Maret bukan? Ya, beberapa sahabat akan pergi. Lengkap membawa pergi kebersamaan yang singkat dengan kedekatan hati yang terlanjur lekat. Ah, bukan pergi sebenarnya. Mereka kembali ke titik pertemuan dengan menyambung kebersamaan di episode lain.

Adakah perpisahan yang mudah dan tak sakit? Sudahlah, ini memang retorika. Jawaban yang ingin didengar lebih kepada dukungan dan semangat yang menguatkan bahwa memang kebaikan yang akan mengobati luka jika ia memang harus ada.

Atau begini saja, agar terdengar dan terasa lebih baik didalam sini, anggap saja kebersamaan itu hanya ditahan sesaat oleh jarak dan waktu. Sebelum janji abadi takdir menjemput ke masa yang tak bisa disambangi sesiapa. Ya, sebelum yang itu tiba, anggap saja ini bukan akhir. Hanya episode menguji kekuatan janji-janji hati yang pernah ada. Ya, seperti itu saja.

May dan Ida akan balik ke Malaysia akhir Maret Insya Allah. Amanah besar 4 tahun disini selesai sudah...
Dan kebersamaan beberapa kejap akan jadi ingatan yang tersemat selalu. Bahwa selalu saja ada orang-orang baik dan hangat yang menyertai jalan-jalan kehidupan kita. Bahwa sungguh detik-detik bersama mereka adalah waktu yang tak tertebus dengan suatu apa. Nice to know you friends...

Arigatou gozaimasu for always being there, gave your hands to hold me and enlighten me when i felt bad and got stuck here. I should survive even i just alone now, shouldn`t I? Just believe there`s no changing at all when we do nothing. Facing everything with great heart and mind is a must now. I should do ...

Ya, harus kuat... Walau tetap saja terasa sakit itu datang dengan berang dan tak sopan, Tak sanggup dibendung bahkan dengan dua tangan yang kupunya...

Allah, seyakin-yakinnya aku bahwa Engkau hanya akan memikulkan semua pada pundak yang tetap sanggup melangkah dengan beban itu bukan?

Note : Babak Awal kekhawatiran akan sebuah kehilangan ...

2 Comments:

  • selalu ada perasaan tdk enak yg menyeruak didalam dada ketika membayangkan sebuah perpisahan..
    apalagi kalau menjadi pihak yg dtinggalkan..
    walau berkali2 mengalaminya tetap aja terkadang ada perasaan gak suka..
    tapi itu semua sudah menjadi qadrullah..
    selalu aja ada yang datang dan pergi dalam kehidupan kita..
    dan nanti juga akan ada perpisahan abadi sesudah ini yang pasti kedatangannya..

    ganbatte ne Zizah ^_^..
    一人じゃないから..(kata2 yg paling sering aku ucapkan :D )

    By Blogger Ya, at 9:06 PM  

  • Duh, makasih banyak Iya,
    Really nice to know you...
    Iya, harus jujur bahwa memang ada perasaan tak enak, tak nyaman saat berpisah dengan orang-orang dekat atau yang pernah dekat dengan kita. Dan benar, itu terus terjadi berulang-ulang selama hidup, hanya beda masa, tempat dan orang-orangnya...
    Hingga ke perpisahan yang abadi itu...

    Honto ni arigatou Iya,
    Ganbarimasu !!

    By Blogger azizah, at 9:52 PM  

Post a Comment

<< Home